Banyak sekali benda – benda mainan hinga perabotan rumah tangga yang terbuat dari plastik. Bahkan banyak jenis makanan dan minuman menggunakan plastik sebagai pembungkus kemasannya. Karena selain fungsinya yang praktis dan desain kemasan yang menarik, menjadikan plastik banyak di gemari oleh masyarakat. Padahal banyak sekali bahaya yang di timbulkan dari plastik ini.
Plastik juga mengandung zat nonplastik yang disebut Zat adiktif. Zat adiktif diperlukan untuk memperbaiki sifat plastik itu sendiri. Zat dengan berat molekul rendah, diantaranya berfungsi sebagai pewarna, antioksidan, penyerap sinar ultraviolet, anti lengket, dan masih banyak lagi.
Plastik pertama kali di temukan pada tanggal 14 November 1863 oleh seorang warga Amerika berkebangsaan Belgia, dia adalah Leo Hendrik Baekeland yang merupakan seseorang yang ahli dalam bidang kimia.
Tipe Plastik
Plastik dapat di golongkan berdasarkan :
1. Berdasarkan fisiknya
• Termoset
Termoset adalah jenis plastik yang tidak bisa di daur ulang atau dicetak lagi. Pemanasan ulang akan menyebabkan kerusakan pada molekul –molekulnya, seperti : resin epoksi, bakelit, resin melamin, urea-formaldehida, polyester, polyurethane. Contoh : peralatan makan dari melamin, komponen/suku cadang pada kendaraan, peralatan listrik seperti isolator, saklar, stop kontak, dudukan lampu (bakelit), sesrat tekstil seperti dakron dan tetoron (polyester).
• Termoplastik
Termoplastik adalah jenis plastik yang bisa di daur ulang atau di cetak lagi dengan proses pemanasan ulang. Seperti : Acrylic (Perspex), Polyethylene (Polythene), Polypropylene, Poly Vinyl Acetate (PVA), Poly Vinyl Chloride (PVC), Polystyrene dan ABS, PTFE (Teflon). Contoh : bahan pembungkus makanan, botol (Polyetthylene), pengganti logam, pelapis alat – alat masak (Teflon), pipa, aat rumah tangga, piringan hitam (PVC), bahan isolator lisrtik, tyro foam, mainan anak (Polystyrene), kran air, tutup botol, komponen mesin elektronik dan mekanik (ABS), wadah makanan atau minuman.
2. Kinerja dan Penggunaannya
• Plastik komoditas
Sifat mekanik tidak terlalu bagus, tidak tahan panas. Contohnya barang barang elektronik, pembungkus makanan, botol minuman.
• Plastik teknik
Tahan panas, temperature operasi di atas 100 °C, sifat mekanik bagus, contoh : komponen otomotif dan elektronik
• Plastik teknik khusus
Temperature operasi di atas 150 °C, sifat mekanik sangat bagus, contoh : komponen pesawat
Adapun bahaya yang di timbulkan plastic bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:
1) Menyebabkan Kanker
Mungkin sebagian besar masyarakat menganggap bahwa plastic merupakan barang biasa yang member banyak keuntungan, namun bahayanya jika sampai terurai kedalam tubuh bisa berbahaya bagi kesehatan, bahkan bisa menyebabkan kanker. Dikarenakan plastic mengalami penguraian sebagai dioksin.
2) Menganggu Sistem Saraf
Dioksin yang terhirup oleh manusia, bukan cuma sekedar kanker yang di timbulkan. Sistem saraf pun akan terangsang sehingga menimbulkan kerusakan. Kerusakan sistem saraf ini juga akan berimbas pada kinerja organ dalam lainnya, karena pembakaran plastic yang tidak sempurna.
3) Depresi
Depresi berawal dari stres yang sudah parah. Biasanya disebabkan oleh masalah internal maupun eksternal yang kemudian depresi berujung pada gangguan jiwa dan mental. Namun potensi depresi ini juga dapat disebabkan oleh paparan senyawa dari plastik saat proses pembakaran yang tidak sempurna.
4) Pembekakan Hati
Kemasan plastic yang di pakai untuk membungkus makanan atau minuman panas juga dapat menimbulkan pembekakan hati, karena plastik yang sifatnya bisa di daur ulang.
5) Gangguan Reproduksi
Salah satu bahaya penggunaan plastic adalah gangguan reproduksi, hal ini disebabkan adanya bahan kimia tambahan yang beragam.
6) Radang Paru – Paru
Zat karsinogenik yang keluar dari pengunaaan botol atau plastic saat terkena paparan panas akan menyebabkan peradangan pada paru – paru.
Selain menganggu kesehatan tubuh ternyata plastic juga menggangu ekosistem lingkungan, yaitu :
A. Mengakibatkan Banjir
Bukan hanya berbahaya bagi kesehatan, plastik juga sangat berbahaya bila pembuangannya tidak tepat pada tempatnya.
B. Menurunkan Kesuburan Tanah
Plastic yang susah atau lama mengurai dapat mengakibatkan kesuburan tanah menjadi menurun, karena sirkulasi udara dalam tanah menjadi terhalang, ruang gerak makhluk bawah tanah pun menjadi terhambat dan tergangggu.
C. Menjerat Hewan
Bukan hanya hewan yang berada di dalam tanh, hewan yang berada di laut pun mengalami dampak negatif dari sampah plastik.
D. Meracuni Makhluk Hidup
Seeokor hewan yang mati karena mengkonsumsi plastik, plastik yang ada di dalam tubuh hewan tersebut tetap tidak akan mudah terurai dan tidak mudah hancur, hanya hewannya saja yang menjadi bangkai namun plastiknya tidak hancur, inilah yang menyebabkan racun menyebar kepada makhluk hidup lainnya.
E. Pencemaraan Air
Plastik dapat memperburuk kualitas air, bahan kimia yang penuh racun seperti Bisphenol A, Styrene Trimer serta Polystyrene dapat mencemari air. Air yang tercemar lalu diguanakan untuk aktifitas sehari – hari dapat memepengaruhi kesehatan tubuh manusia.
F. Polusi udara
Cara yang paling banyak di pakai masyarakat untuk membuang sampah adalah dengan cara di bakar.
Komentar
Posting Komentar